Firdaus Cik Olah Tegaskan DPRD Siap Kawal Unmura Jadi Universitas Negeri.

Kemuning Post
0


19 Januari 2026- Musi Rawas Sum Sel Keseriusan Universitas Musi Rawas (Unmura) untuk bertransformasi menjadi universitas negeri kini benar-benar memasuki fase paling krusial. Dukungan politik resmi dan terbuka datang dari DPRD Kabupaten Musi Rawas setelah audiensi pengurus Unmura digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, 


Audiensi tersebut menjadi momentum penting yang menegaskan bahwa proses penegerian Unmura tidak lagi sebatas wacana, melainkan telah masuk jalur resmi yang terukur dan berpeluang besar untuk direalisasikan.


Rombongan pengurus Universitas Musi Rawas diterima langsung oleh Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, bersama para anggota dewan. Sejak awal pertemuan, suasana audiensi berlangsung hangat, terbuka, dan penuh komitmen, mencerminkan kesamaan pandangan antara legislatif daerah dan pihak kampus dalam memajukan pendidikan tinggi di Kabupaten Musi Rawas.


Dalam forum tersebut, DPRD Musi Rawas secara tegas menyatakan menyambut baik sekaligus mendukung penuh rencana penegerian Unmura. DPRD menilai, perubahan status Unmura menjadi universitas negeri bukan sekadar kepentingan institusi, tetapi merupakan langkah strategis daerah untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, menekan angka putus kuliah, serta mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.


Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, menegaskan bahwa lembaga legislatif siap berada di garis depan memperjuangkan penegerian Unmura. Bahkan, DPRD menyatakan kesediaannya menandatangani persetujuan serta membantu seluruh proses politik dan administratif yang dibutuhkan. Namun demikian, Firdaus mengingatkan bahwa dukungan tersebut harus sejalan dengan pemenuhan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.


“DPRD Musi Rawas mendukung penuh Unmura menjadi universitas negeri. Tapi tentu ada aturan main dan syarat yang wajib dipenuhi. Jika itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, DPRD siap mengawal,” tegas Firdaus di hadapan peserta audiensi.


Salah satu poin paling krusial yang ditekankan DPRD adalah ketersediaan lahan seluas 30 hektare, yang menjadi syarat mutlak dalam proses peralihan status perguruan tinggi swasta menjadi negeri. DPRD menilai, persoalan lahan tidak boleh berlarut-larut karena berpotensi menghambat proses penegerian dan membuatnya berhenti di tengah jalan.


Karena itu, DPRD Musi Rawas secara eksplisit mendorong Unmura untuk mengajukan usulan pengadaan lahan melalui jalur legislatif. Dengan mekanisme tersebut, DPRD dapat memfasilitasi, mengawal, sekaligus memperjuangkan kebutuhan lahan sesuai ketentuan hukum dan kebijakan daerah yang berlaku.


Menurut DPRD, sinergi kuat antara Unmura, DPRD, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan penegerian. Tanpa kolaborasi yang solid dan keseriusan semua pihak, proses penegerian berisiko berjalan lambat dan kehilangan momentum politik yang saat ini sedang menguat.


“Jika Unmura serius memenuhi seluruh syarat, DPRD akan serius memperjuangkannya. Ini bukan semata untuk kampus, tapi demi masa depan generasi muda dan kemajuan Musi Rawas,” tambah Firdaus.


Audiensi ini sekaligus menjadi sinyal politik kuat bahwa penegerian Unmura telah memasuki fase penting dan strategis. Dukungan DPRD memberi harapan baru bagi masyarakat Musi Rawas agar Unmura dapat segera naik kelas menjadi universitas negeri, berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi, sekaligus menjadi motor percepatan pembangunan daerah.


Dari pihak Unmura, salah satu perwakilan pengurus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Musi Rawas atas dukungan yang diberikan secara terbuka. Ia menilai dukungan legislatif tersebut sebagai modal besar untuk melangkah lebih cepat dan lebih pasti dalam memenuhi seluruh persyaratan penegerian yang telah ditetapkan pemerintah pusat.


Dalam audiensi tersebut, hadir jajaran pimpinan Unmura, antara lain Dr. Etty Syafriani, SP. M. Si wakil rektor 1, Dr. Wartono wakil rektor 2, Nila Suryati, SP. M. Si Ketua LP3MP serta para dekan di lingkungan Universitas Musi Rawas.


Dengan dukungan DPRD yang telah dinyatakan secara tegas dan terbuka, bola kini berada di tangan Unmura. Publik Musi Rawas pun menanti, apakah keseriusan ini akan berujung pada sejarah baru: lahirnya universitas negeri pertama yang tumbuh dari rahim daerah sendiri dan menjadi kebanggaan masyarakat Musi Rawas. ( Hazam)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)