14 Januari 2026- Ogan Ilir Sum Sel Koordinator niat Bara Merdeka Sumatera Selatan, Nuhmayudi dalam konferensi pers nya menyampaikan bahwa terdapat anggaran lebih dari 3 Milyar Rupiah digelontorkan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Ilir hanya untuk membeli Videotron.
“bedasarkan informasi masyarakat ditemukan dugaan kegiatan pengadaan VT dilaksanakan asal asalan, tanpa perencanaan yang matang” tuturnya
VT yang terpasang di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya tersebut diduga merupakan proyek siluman, dan diduga anggarannya mengalir untuk kepentingan pribadi dan kelompok sehingga mengakibatkan kerugian negara.
Dalam kajian Bara Merdeka Sumsel menemukan dugaan pengadaan VT ini adalah fiktif, diduga mark up dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi
“Bagaimana tidak, semenjak terpasang VT ini tidak pernah menyala, padahal ini Proyek Tahun Anggaran 2025, dan berdasarkan telaah dokumen pengadaan ini telah 100 persen” beber Nuh
Atas dugaan proyek fiktif tersebut, Bara Merdeka Sumsel mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas atas dugaan temuan proyek siluman pada Sekretariat Daerah Ogan Ilir
“Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk segera membentuk tim khusus atas dugaan Tindak Pidana Korupsi dugaan Tindak Pidana Korupsi belanja pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Ogan Ilir Tahun Anggaran 2025” Tuturnya
Dimana anggaran kasus tersebut diduga mengalir untuk kepentingan pribadi, kelompok sehingga berpotensi merugikan keuangan negara
Berikutnya Bara Merdeka Sumsel kembali menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan aksi massa
“kami berkomitmen akan mengawal kasus dugaan proyek siluman di Ogan Ilir ini dan kami akan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk memeriksa dan menangkap pihak Penyedia, KPA, PPK dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir” pungkasnya ( Red*)
