MUSI RAWAS – Polsek Megang Sakti Polres Musi Rawas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sungai maupun saluran irigasi, menyusul terjadinya musibah serangan buaya yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka serius.
Peristiwa tersebut terjadi di Sungai Lesing, Dusun I, Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (13/1/2026). Korban diketahui bernama Tiwan (59), warga RT 01 Desa Sadar Karya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka gigitan pada bagian paha kiri, paha kanan, serta perut sebelah kiri dan langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Purwodadi.
Menindaklanjuti kejadian itu, personel Polsek Megang Sakti mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar sungai dan perairan.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megang Sakti, AKP Hendri, didampingi Kanit Reskrim Ipda Novra Robialda, S.I.P., M.H., menyampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati pascakejadian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang biasa beraktivitas di sekitar sungai seperti memancing, mandi, mencuci, maupun aktivitas lainnya, agar lebih waspada dan menghindari sementara aktivitas di perairan,” ujar Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli dan pemantauan di sungai-sungai yang rawan keberadaan buaya guna mencegah terjadinya korban susulan.
“Langkah ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelasnya.
Selain itu, Polsek Megang Sakti juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan penelusuran serta upaya penanganan terhadap keberadaan buaya tersebut agar tidak membahayakan masyarakat.
Kapolsek juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan berbahaya, seperti mencoba menangkap atau mengusir buaya secara mandiri.
“Warga diimbau untuk menghindari aktivitas di sungai pada pagi buta maupun menjelang malam, serta tidak membuang sisa makanan ke sungai karena dapat menarik perhatian buaya,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan korban dan saksi, kejadian bermula saat korban sedang mencari rumput di kebun milik warga bernama Pak Seben, yang lokasinya tergenang air akibat intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir. Saat korban menyeberangi genangan air tersebut, seekor buaya tiba-tiba menyerang dari belakang dan menggigit paha kiri korban.
Korban yang refleks berpegangan pada kayu di sekitarnya kemudian memukul dan membacok buaya tersebut menggunakan arit yang dibawanya, hingga akhirnya buaya melepaskan gigitan dan korban berhasil menyelamatkan diri.
Setelah kejadian itu, korban segera pulang ke rumah dan langsung dibawa oleh keluarga ke Puskesmas Purwodadi untuk mendapatkan perawatan intensif. ( Red*)

