Bengkulu - Pengadaan closet di Teluk Sepang, Kota Bengkulu, dengan dana hampir satu miliar rupiah diduga mark-up harga. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa closet yang dipasang adalah closet biasa di duga dengan harga sekitar dua ratus ribu rupiah per unit. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktek indikasi korupsi dalam pengadaan tersebut.
Dana yang digunakan adalah dana APBD Kota Bengkulu tahun 2025 sembilan rataus juta sekian hampir satu Miliar, sehingga perlu dilakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut. Jika terbukti ada mark-up harga, maka perlu diambil tindakan tegas untuk mengembalikan uang negara dan menghukum pihak-pihak yang terlibat.oleh aparat penegak hukum ( APH) Sabtu ( 21/2/2026).
Kami akan terus memantau dan mengembangkan berita ini untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana APBD.seharus nya tepat guna uang rakyat kota Bengkulu dapat di manfaatkan dengan benar,oleh yang berhak menerima,khusus di teluk Sepang kecamatan kampung Melayu,bukan malah sebalik nya ,pembuatan nya juga di duga asal jadi dan bahkan di perkirakan banyak yang tidak di manfaatkan bagi warga teluk Sepang,kota Bengkulu,yang sesuai kontrak ,pengadaan closet di kerjakan oleh CV.Berkas karya konstruksi dan sampai berita ini kami terbit kan kami kesulitan mau menghubungi CV.berkas karya konstruksi tersebut,sampai berita ini kita terbitkan kita masih berusaha mencari pemilik CV.di atas , juga kita sudah berkordinasi dengan Kabid CK ,PU kota yang berinisial "TI " namun belum mendapat jawaban dari beliau sampai berita ini kita terbit kan. ( S.PR- tim ).


