Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi BUMDes di Desa Serian Bandung, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Kemuningpost
0


SELUMA – Program pengadaan dan penggemukan sapi yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Serian Bandung, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, diduga bermasalah dan menjadi sorotan masyarakat.


Program yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tersebut diduga tidak sesuai dengan harga pembelian sapi di lapangan. Sejumlah warga menilai harga sapi yang dibeli terlalu mahal jika dibandingkan dengan kondisi fisiknya.


Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, sapi yang dibeli melalui program tersebut dinilai masih berukuran kecil dan tidak sebanding dengan harga yang disebut mencapai belasan juta rupiah per ekor.


“Kalau melihat kondisi sapinya masih kecil dan kurus, rasanya tidak sesuai dengan harga yang katanya sampai belasan juta rupiah per ekor,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (6/3/2026).


Selain itu, warga juga menduga pengelolaan ternak tersebut tidak dilakukan secara maksimal. Bahkan, menurut informasi yang beredar di masyarakat, beberapa sapi disebut telah mati karena kurangnya perawatan.


“Informasinya ada juga sapi yang mati karena tidak dipelihara dengan baik. Kandangnya juga terlihat seadanya,” tambahnya.


Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Pemerintah Desa Serian Bandung maupun kepala desa setempat melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan tanggapan. Nomor awak media bahkan disebut tidak dapat lagi menghubungi pihak yang bersangkutan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pemerintah desa terkait dugaan tersebut.


Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat turun tangan untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan dana BUMDes yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 di Desa Serian Bandung, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma.(Prm Tim)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)