Lubuklinggau Sumatera Selatan Sekumpulan massa yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Sopiah , menggelar aksi simpatik di depan Polres Kepahiang, Selasa (7/4/2026) siang.
Massa yang datang dari Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan itu menyampaikan orasi, mendesak penyidik segera mengungkap kasus kematian Sopiah yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan tumpukan sampah Liku 9.
Perwakilan massa, Ahmad Tarsusi, juga meminta kepolisian mengungkap pihak yang diduga menghamili korban. Pasalnya, beredar kabar bahwa pelaku telah diketahui, namun belum dilakukan tindakan hukum.
“Kami mendesak agar kasus ini segera terungkap,” tegasnya.
Setelah berorasi, perwakilan massa kemudian diperkenankan masuk untuk melakukan audiensi dengan pihak kepolisian.
Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH, didampingi Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk, S.IK, menegaskan bahwa penyidik berkomitmen mengungkap kasus tersebut.
Dalam proses penyelidikan, kepolisian tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Selain itu, penyidik juga melibatkan tim forensik untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
Dari hasil autopsi forensik nantinya akan diketahui penyebab pasti kematian korban, apakah akibat kekerasan atau faktor lainnya.
“Kami mohon waktu, mengingat jarak Kepahiang ke Desa Sungai Penuh, Kecamatan Muara Lakitan cukup jauh,” ujar Kasat Reskrim.
Terkait identitas ayah dari janin yang dikandung korban, pihak kepolisian menyebut telah mengambil sampel DNA dari sejumlah saksi.
“Terkait siapa yang menghamili korban, sampel DNA sudah kami ambil,” tutupnya. ( Red)






