MUSI RAWAS – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan peletakan batu pertama dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Desa Srimulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas dan Desa M. Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo, Rabu (20/5/2026).
Program kemanusiaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Kapolda Sumsel sekaligus selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
Pada lokasi pertama di Desa Srimulyo, bantuan bedah rumah diberikan kepada Sukiman (95), seorang petani lansia yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Kegiatan dihadiri perwakilan Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Binmas AKP Amirudin Iskandar, unsur Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, kejaksaan, perbankan, TNI, pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Desa M. Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo. Pada lokasi kedua ini, bantuan bedah rumah diberikan kepada Agus Salim (36), yang juga berprofesi sebagai petani. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, TNI-Polri, pemerintah kecamatan serta perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Musi Rawas melalui Kasat Binmas menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal layak dan aman.
“Program ini bukan hanya sekadar pembangunan rumah, tetapi juga bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang terjalin antara pemerintah daerah, Polri dan seluruh pihak terkait dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Ketua DPD LBH PETA Sumatra Selatan, Hazam, mengapresiasi langkah kemanusiaan yang dilakukan Polres Musi Rawas bersama Pemkab Mura. Menurutnya, program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil dan perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
“Kegiatan bedah rumah ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membantu masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak warga yang membutuhkan,” ujar Hazam.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama dan foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Program tersebut diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat penerima bantuan serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata di Kabupaten Musi Rawas. ( Red*)


