PALEMBANG Sumatra Selatan Kemuning Pos. Com – Kondisi infrastruktur di Jalan Wahid Hasyim, Lorong Terusan 1, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama warga di RT 42 RW 08 tersebut hingga kini masih dipenuhi lubang tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari otoritas terkait.
Kondisi ini memantik reaksi keras dari DPC Asosiasi Kabar Pers Indonesia (Akpersi) Kota Palembang. Martin, Ketua Divisi Pendidikan dan Pengembangan SDW Akpersi Kota Palembang, menilai pembiaran ini merupakan bentuk pengabaian terhadap keselamatan publik.
"Ini bukan jalan buntu atau akses sepi, ini jalur vital bagi warga setiap hari. Jika terus dibiarkan, artinya keselamatan masyarakat seolah-olah tidak menjadi prioritas pemerintah daerah," tegas Martin saat meninjau lokasi, Kamis (30/4/2026).
Keluhan Warga: Taruhan Nyawa Setiap Hari
Kerusakan yang sudah berlangsung lama ini memaksa warga untuk "berakrobat" saat melintas. Ibu Nursiah, salah satu warga setempat, mengaku khawatir setiap kali anak-anak melintasi area tersebut.
"Sudah lama sekali rusak, tapi seperti tidak terlihat oleh pemerintah. Kami hanya bisa berharap ada perbaikan segera sebelum jatuh korban. Ini sangat membahayakan, apalagi kalau hujan lubangnya tertutup air," keluh Nursiah.
Desak Pemkot Palembang Bertindak
Menyikapi hal tersebut, Akpersi DPC Kota Palembang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan dan perbaikan fisik. Martin menekankan bahwa jangan sampai anggaran infrastruktur tidak menyentuh area yang sangat dibutuhkan warga.
"Kami mendesak pemerintah segera bergerak. Jangan menunggu ada kecelakaan atau korban jiwa baru sibuk memperbaiki. Jika terjadi pembiaran, ini bisa dikategorikan sebagai bentuk kelalaian dalam pelayanan publik," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti langkah nyata dari pihak berwenang untuk mengakhiri drama jalan rusak yang telah menghantui aktivitas mereka sehari-hari.
Pewarta Bk

