BENGKULU – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) dalam waktu dekat akan menggelar hearing atau dengar pendapat dengan . Agenda tersebut dilakukan untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait sejumlah persoalan dan kasus yang tengah mencuat di Provinsi Bengkulu.
Ketua FABB menyampaikan bahwa hearing akan dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu pada pekan depan. Pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah poin pertanyaan yang akan disampaikan kepada pimpinan DPRD maupun komisi terkait.
“Kita dari FABB akan mengadakan hearing ke DPRD Provinsi Bengkulu. Tujuannya jelas, menanyakan langsung perkembangan dan penanganan kasus-kasus yang ada di Provinsi Bengkulu,” ujar perwakilan FABB, Rabu (22/4/2026).
Menurut FABB, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan terhadap transparansi penanganan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Bengkulu. Mereka menilai publik berhak memperoleh informasi yang jelas terkait proses hukum maupun kebijakan pemerintah daerah.
Sejumlah isu yang menjadi sorotan FABB di antaranya terkait pengelolaan APBD, proyek strategis daerah, hingga pelayanan publik yang dinilai belum berjalan optimal.
“Kami tidak ingin ada kasus yang mengendap tanpa kejelasan. DPRD sebagai wakil rakyat harus bisa menjadi jembatan aspirasi dan pengawas jalannya pemerintahan,” tegasnya.
Hearing tersebut juga disebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijalankan kalangan aktivis dan masyarakat sipil. FABB berharap DPRD dapat memberikan jawaban secara terbuka, baik dari sisi administratif maupun substansi persoalan yang dipertanyakan.
Selain itu, FABB juga akan mendorong DPRD agar lebih aktif membuka ruang dialog dengan masyarakat sipil agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Kami siap menjadi mitra kritis. Kalau ada kebijakan yang pro rakyat, tentu kita dukung. Namun jika ada yang dinilai menyimpang, maka masyarakat juga harus bersuara,” lanjutnya.
Sementara itu, pihak belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal hearing tersebut. Namun, sekretariat menyatakan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan difasilitasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Langkah FABB mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Warga menilai hearing tersebut penting agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah publik terkait berbagai isu daerah yang berkembang.
Berdasarkan surat yang telah disiapkan, hearing FABB dengan DPRD Provinsi Bengkulu dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6/2026). Hasil hearing nantinya akan kembali disampaikan kepada publik oleh FABB bersama (tim)

